Kamis, 19 Mei 2016

ICT Punya

Gaya Hidup Remaja di Zaman Sekarang


Gaya hidup merupakan gambaran bagi setiap orang yang mengenakannya dan menggambarkan seberapa besar nilai moral orang tersebut dalam masyarakat di sekitarnya dan bagaimana cara orang tersebut hidup.
Remaja zaman sekarang banyak yang menyalahgunakan gaya hidupnya. Apalagi bagi yang tinggal di kota metropolitan. Sebagian besar mereka lebih mengikuti trend mode di masa kini, seperti berpakaian seperti orang-orang luar negeri serta bergaya kebarat-baratan. Selain itu, banyak di sekitar kita wanita yang memakai celana pendek di depan umum padahal dalam agama tidak diajarkan hal yang demikian, terutama dalam agama Islam. Yang lebih menyedihkan lagi, rata-rata di stasiun televisi menghadirkan iklan dengan model-model wanita. Dan dari ujung kepala sampai ujung kaki tubuh wanita tidak menutup auratnya (berpakaian minim). Secara otomatis yang menonton akan mengikutinya. Bahkan, sekarang di desa-desa pun tak asing dengan hal yang demikian. Mereka menganggapnya biasa saja. 
Yang kita tahu bahwa trend mode yang ada di luar negeri menyimpang moral. Sedangkan negara Indonesia terkenal dengan kesopanan dan budi luhurnya. Jika kita menanggapi biasa saja, tidak memfilter budaya yang masuk dalam negeri kita, hal ini akan berdampak bagi penerus kita selanjutnya.
Contoh lain yang dilakukan orang barat seperti mabuk-mabukan, rokok, dan narkoba. Banyaknya remaja terutama kaum adam di zaman sekarang yang sudah mengenal minum-minuman keras, rokok juga narkoba, mereka beranggapan jika tidak mengkonsumsinya dianggap ketinggalan zaman. Persepsi seperti ini jelas salah. Mengkonsumsi barang-barang seperti yang telah disebutkan tadi dapat mengancam kesehatan (gangguan syaraf, mental) dan menjadikannya kecenderungan. 
Untuk itu, di zaman yang serba modern ini, sebagai penerus bangsa kita harus bisa menjaga, melestarikan dan memajukan bangsa Indonesia terutama dalam biidang budaya yang terkenal kaya ini. Hindari hal-hal yang berdampak negatif, pergaulan bebas, dan narkoba. Pilihlah teman yang dapat membuat kita cerdas dan selalu mendekatkan diri pada Yang Maha Kuasa. Boleh kita mengikuti gaya barat asal dalam bidang yang positif./050116/

Cerpen

                        Datangnya Cahaya Ilahi

Suasana kamar di pesantren Al Husna membuat marah – marah tak menentu. Betapa tidak, Nana yang terbiasa tidur di kamar rumahnya sendiri yang mewah dan nyaman, kini harus tidur di kamar pesantren yang sederhana dan sumpek. Di tambah lagi Nana harus mengikuti aturan pesantren yang membuatnya semakin pusing.
Pernah Nana mencoba untuk melarikan diri dari pesantren, Namun, beruntung pengurus mengetahuinya. Karena perbuatannya tersebut ia harus menjalani hukuman. Salah satunya ia harus mengisi waktu istirahatnya untuk belajar membaca Al-Qur'an bersama pengurus. Hukuman itu sengaja di khususkan untuk Nana dari pengasuh, karena beliau tahu Nana belum fasih membaca Al-Qur'an.
Awalnya Nana malas menjalankannya, ia sering berontak dan membuat ulah yang benar – benar menguji kesabaran pengurus. Bahkan karena kenakalan Nana yang semakin menjadi, kyai pun ikut terjun langsung mengurusinya dengan penuh kesabaran dan hati – hati.
Suatu hari Nana sedang berjalan – jalan di taman pesantren, kemudian duduk di serambi mushola sekitar taman untuk beristirahat. Sayup – sayup terdengar lantunan ayat suci Al-Qur'an yang begitu indah dan fasih. Setelah beberapa saat, hatinya tergerak untuk masuk dan melihat siapa yang membacanya. Di dalam, ada seorang gadis berkerundung putih sedang duduk, kemudian Nana mendekatinya. Gadis itu membaca begitu khusyuk sehingga tak sedikit pun terganggu oleh kedatangannya.